Terus
menerus Menerangkan
Demi Allah
Matahari tidak terbit tidak terbenam
Tetapi
engkau selalu tetap di dalam hatiku
Selalu tetap
didalam fikiranku
Aku tidak
duduk-duduk berkumpul
Bersama
teman-temanku
Tetapi Engkaulah obrolan diantara mereka
Aku tidak
mengingatmu
Hanya dalam
kesedihan
Atau dalam
kesenangan
Tapi cintamu
terselip dalam nafasku
Aku tidak
ingin meminum air ketika dahaga
Tapi
gambaran-Mu Aku memimpikan dalam gelas
Disetiap
kesedihan, kesenangan
Di temukan
dalam dirimu
Dan setiap
peralihan, kegalauan dan kebingungan
Aku selalu
mengenggam nama-Mu
Wahai
kekasihku Sasaran satu-satunya bagi pecinta yan tulus
Adalah
bertemu dengan kekasihnya
Engkau adalah
kekasihku, Motivasiku, Harapanku
Lama aku
merindu
Kapan
akirnya aku bertemu dengan-Mu?
Aku tidak
ingin kesenangan surge tapi hasratku
Hanya ingin
bertemu dengan-Mu
Ular
cintaTelah menyengat hatiku
Tidak ada
dokter atau pemikat
Untuk
menyembuhkanku
Kecuali
kekasih yang mengisi hatiku
Ditangannya
terletak kesembuhan
Dan Daya
pemikatku.
Seseorang
yang jatuh cinta
Rindu untuk
bertemu dengan kekasihnya
Inilah
pikiran satu-satunya yang memenuhi hatinya
Engkau
adalah hasrat hatiku yang benar-benar sangat dalam
Mencintai-Mu
adalah pemikiranku terdalam yang ada didalam hatiku
Kemanapun aku sekejap memandang dunia sekitarku
Hari ini aku
tidak melihat apa-apa selain diri-Mu
Dan besok
aku tidak menyimpan apa-apa selain diri-Mu
Karya : Restu
Hidayat
0 komentar: